AC merupakan fitur penting untuk mobil di Indonesia. Saat kemarau, AC bisa membuat kabin jadi adem dan nyaman, serta ketika hujan, kaca tidak berembun sehingga visibilitas pengemudi tetap baik. Ketika AC mobil bermasalah, tentu bisa membuat perjalanan jadi tidak nyaman.
Ada kalanya AC baru dingin ketika mesin digas atau pada putaran mesin (RPM) tinggi, tetapi saat macet, malah jadi panas.
Baca juga: Langkah yang Perlu Diambil Saat Mobil Mengalami Overheat
“Lolos kompresi itu abnormal, digas baru bisa dingin. Tetapi kalau langsam atau diam, mana mau dingin. Faktornya apa? Satu, memang sudah usia. Dua, karena tidak merawat kompresor,” kata Yuke
Yuke juga menjelaskan bahwa perawatan yang kerap disepelekan pemilik mobil adalah mengganti oli kompresor dan freon. Jika oli terlalu lama dipakai, akhirnya bisa menyebabkan lolos kompresi.
“Kalau sudah abnormal, tidak bisa diperbaiki (harus ganti kompresor). Karena dia tidak pernah ganti oli, oli kompresor dan mesin beda ya,” kata Yuke.
Sebagai pencegahan, pemilik mobil sebaiknya rutin melakukan penggantian oli kompresor dan freon. Perawatan ini bisa dilakukan setiap 20.000 Km, sekaligus mengecek apakah ada kebocoran dari pipa atau komponen AC lainnya.
Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2025/07/16/102200715/ac-mobil-baru-dingin-saat-digas-apa-permasalahannya-.





